Berbagi Informasi dan Ilmu Pengetahuan

Mental Rotations

Share on :
Untuk melakukan tugas ini subyek harus memutar orientasi salah satu obyek gambar di memori (secara mental) dan mencocokkan dengan obyek yang lain. Aliran imagist memprediksikan bahwa semakin besar rotasi, semakin lama waktu yang diperlukan untuk melakukan tugas tersebut. Asumsinya adalah proses rotasi mental sama dengan tindakan fisik untuk melakukan hal yang sama pada selembar kertas dengan bentuk yang sama pada meja. 
Semakin besar gerakan yang harus dilakukan pada obyek untuk mencocokkan dengan bentuk yang lain, akan membutuhkan waktu yang semakin lama. Sebaliknya aliran proposionalis beranggapan bahwa kompleksitas dalam jumlah proposisi yang harus ditransformasikan, yang mempengaruhi waktu untuk memutar obyek secara mental, dan bukan perbedaan sudutnya.
 Oleh karena itu obyek yang secara fisik lebih kompleks (mempunyai banyak proyeksi) akan membutuhkan waktu lebih lama untuk diputar dan dicocokkan dibanding dengan obyek yang relatif sederhana. Dari penelitian ditemukan bahwa jumlah gerakan yang diperlukan berpengaruh pada waktu yang diperlukan, sementara penelitian lain menunjukkan bahwa kompleksitas bentuk yang merupakan faktor penentu. 
Barfield (1988) menemukan bahwa jika menggunakan model wireframe padaCAD dengan penampil resolusi tinggi, baik kompleksitas maupun perbedaan disparity (jumlah siku) akan mempengaruhi jumlah waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan tugas tersebut.

0 comments on Mental Rotations :

Post a Comment and Don't Spam!

Mohon Tinggalkan komentar nya ya