Berbagi Informasi dan Ilmu Pengetahuan

Satelit Phobos Jatuh Di Indonesia?

Share on :
Secara tidak sengaja tadi nonton televisi dan melihat berita yang mungkin saya anggap masih baru, yaitu akan jatuhnya satelit Phobos di indonesia. Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) memperkirakan, satelit Phobos Grunt seberat 13 ton milik Rusia yang membawa bahan bakar berbahaya jatuh ke bumi pada 16 Januari mendatang pukul tujuh pagi. Kecil kemungkinan satelit itu jatuh di kawasan Indonesia. Lapan memperkirakan satelit tersebut jatuh di Laut Pasifik.
Mulai hari ini (9/1) hingga 20 Januari mendatang, masyarakat harus mewaspadai kemungkinan jatuhnya satelit Phobos-Grunt milik Rusia di wilayah Indonesia. Pasalnya, material satelit yang akan jatuh diperkirakan mencapai 200 kilogram.

Phobos-Grunt merupakan satelit yang diuncurkan untuk mengambil sampel tanah dan bebatuan di salah satu bulan milik Mars, yaitu Phobos. Sayangnya, setelah diluncurkan pada 8 November silam, wahana satelit ternyata mengalami kerusakan alat navigasi sehingga tidak bisa menlanjutkan perjalanan.

Akibatnya, satelit tersebut menjadi ancaman baru bagi bumi karena bisa jatuh di mana saja, termasuk di Indonesia. Diperkirakan, Phobos-Grunt melintasi wilayah Indonesia 9-20 Januari terutama pada pukul 03.00 hingga 05.00 WIB atau pukul 13.00 hingga 16.00 WIB.
Hal itu dikatakan pengamat matahari dan satelit Lapan Tiar Dani di Bandung, Jawa Barat, Kamis (12/1). Lapan, kata Tiar, masih terus memantau pergerakan satelit Phobost Grunt itu. Satelit saat ini mendekati bumi. Saat ini ada di ketinggian 163 kilometer di atas bumi, satelit berada di Australia dan tengah bergerak menuju Papua Nugini.

Menurut Tiar, perkiraan itu bisa saja berubah. Satelit bisa saja jatuh lebih cepat dua hari. Perkiraan akan akurat bila dilakukan satu jam sebelum satelit jatuh. Tiar menjelaskan, dari 13 ton berat satelit Phobost yang akan jatuh di bumi bisa mencapai 200 kilogram. Lantaran bergesekan dengan atmofsir, benda itu bisa pecah menjadi 20-30 pecahan.

Menurut Tiar, salah satu yang perlu diwaspadai adalah tangki bahan bakar satelit. Karena tangki itu terbuat dari bahan antipanas. Tangki akan jatuh utuh ke bumi, dan bahan bakarnya bisa melepuhkan kulit manusia.
Berat yang mencapai 200 kilogram itu mengandung material anti panas. Ketika memasuki atmosfer bumi, material satelit akan bergerak sangat cepat disertai suara menggelegar.

Untuk mengetahui kondisi satelit yang melintasi langit Indonesia, warga bisa membuka website Lembaga Penerbangan dan Antariksa (Lapan). Selain itu, warga juga diminta untuk menghubungi pihak kepolisian atau Lapan jika mendapati benda yang mirip dengan material satelit.

Warga diimbau untuk tidak menyentuhnya karena material mengandung senyawa kimia berbahaya seperti dimetil hidrazin yang akan membuat kulit melepuh seperti terbakar. Namun, semoga saja Phobos-Grunt tidak terjatuh di Indonesia serta tidak menyebabkan kerusakan dan menelan korban jiwa.

3 comments on Satelit Phobos Jatuh Di Indonesia? :

Pasckal Cyg Diana 'oneMarth' said... January 16, 2012 at 5:51 AM

Mudahmudahan gak jatuh di indo.

Pasckal Cyg Diana 'oneMarth' said... January 16, 2012 at 5:52 AM

Mudah"an gak jatuh di indonesia..

Pasckal Cyg Diana 'oneMarth' said... January 16, 2012 at 5:54 AM

Mudah"an gak jatuh di indo..

Post a Comment and Don't Spam!

Mohon Tinggalkan komentar nya ya